About Me

kesehatan penting bagi kita.untuk itu saya membuat blog ini sebagai buku dan juga pengetahuan saya sendiri dan juga catatan saya

Pernak - Pernik U

Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory Visit www.batamdigitalisland.com - Bersama menjadikan 

<a Batam Blogger community Site Meter

Followers

Showing posts with label hewan. Show all posts
Showing posts with label hewan. Show all posts

cacing obat untuk typus

seng nulis David Hermanto Monday, January 12, 2009 0 omongan


Ni adalah pengalaman pribadi saya,ciri - ciri orang yang terkena penyakit typus kalau mau sore badan udah mulai kedinginan yang sangat,kalau pagi keliahatan kayak orang sehat aja.dulu saya pernah terkena penyakit typus hampir selama 2 bulan, mulai mencoba bidan,dokter praktek, ke rumah sakit tapi tetep aja.trus ada saudara yang ngomong suruh minum cacing yang sudah direbus.alhamdullilah dalam satu minggu saja saya langsung sehat bugar kembali.

Jangkrik Sebagai Termometer

seng nulis David Hermanto 1 omongan


MUNGKIN Albert Einsten akan mengatakan, beri aku seekor jangkrik, maka akan aku beri tahu besarnya temperatur, seandainya saja ia tahu hewan jangkrik bisa memberitahukan besarnya temperatur. Apakah jangkrik ini bisa berbicara? Sesungguhnya adalah ya. Tentu bukan dalam bahasa manusia, tetapi sesama jangkrik. Lalu bagaimana cara memberi tahu temperatur bisa terjadi? Sebenarnya tidak sepenuhnya jangkrik memberi tahu hal ini. Hanya manusialah yang begitu cerdik memanfaatkan respons sang jangkrik terhadap lingkungannya. Kita hanya tinggal menghitung jumlah derikan dari sang jangkrik.
Semudah itukah? Ya, memang semudah itu. Hampir semua hewan berdarah dingin menjalankan fungsi tubuh mereka jauh lebih cepat ketika temperatur menjadi lebih tinggi. Silakan perhatikan perbedaan kecepatan lari seekor semut pada saat cuaca dingin dan panas. Sang jangkrik pun bukan termasuk pengecualian. Hukum alam telah merancang sedemikian rupa derik mereka sebagai penyesuaian diri secara langsung terhadap temperatur. Kita hanya perlu beberapa buah rumus yang begitu sederhana untuk memahami perilaku mereka.
Semua makhluk hidup diatur melalui reaksi-reaksi kimia (dalam hal ini faktor kimiawi yang sedikit lebih berperan dibandingkan faktor biologi). Pada umumnya reaksi kimia berjalan lebih lambat pada temperatur yang lebih rendah, sebaliknya, ia akan berjalan lebih cepat pada temperatur yang lebih tinggi.
Kita mungkin masih ingat, bahan kimia tidak dapat bereaksi dengan bahan kimia yang lain kecuali molekul-molekulnya saling bertemu, seperti air dengan sirup. Ketika temperatur meninggi, gerak molekul-molekulnya semakin cepat. Konsekuensinya, molekul-molekul ini lebih sering bertumbukan dan bereaksi satu dengan lainnya. Pelajaran kimia mulai dari sekolah hingga perguruan tinggi sepakat tentang aturan sederhana, kecepatan reaksi akan meningkat dua kali lebih cepat ketika temperatur meningkat 10 derajat Celsius.
Kabar baiknya, manusia sebagai makhluk berdarah panas dapat mempertahankan temperaturnya secara konstan. Kenyataannya, jangkrik akan berderik lebih cepat ketika mereka merasakan temperatur yang lebih hangat, jangkrik mana pun pada umumnya akan berderik dengan irama dasar yang kurang lebih dapat dianggap sama.
**
BERIKUT ini adalah cara mengukur temperatur dengan memanfaatkan derik seekor jangkrik. Pertama, hitung jumlah deriknya selama kurang lebih lima belas detik, kemudian tambahkan jumlah derik tadi dengan empat puluh. Itulah angka temperatur dalam skala Fahrenheit. Kedua untuk satuan Celsius, dengan cara menghitung deriknya selama kurang lebih delapan detik, kemudian menambahkannya dengan angka lima.
Hal yang harus diperhatikan adalah, sang jangkrik selalu memberi tahu pengukuran temperaturnya di mana pun saat berderik, namun saat di luar ruangan. Jadi, temperatur yang ditunjukkannya kemungkinan berbeda dengan temperatur dalam kamar, ruang tamu, kecuali sedang berada di halaman atau kebun ketika sang jangkrik berderik.
Ternyata mengenal lebih jauh mahluk yang satu ini akan membawa pada pemahaman yang lebih mendalam mengenai alam. Alam dan kehidupannya bisa saling melengkapi. Tinggal manusia, apakah mau menghargai alam ini ataukah tidak. Jangkrik lebih layak dijadikan sahabat dalam menunjukkan temperatur dibandingkan harus mengalami pengalaman pahit dalam arena adu jangkrik yang sering dilakukan beberapa orang.***

Ayam Mampu Ungkap Alergi

seng nulis David Hermanto Tuesday, January 6, 2009 0 omongan


Ayam

Ayam tidak hanya nikmat bila diolah menjadi masakan. Unggas itu ternyata juga mampu mengungkap alergi yang diderita manusia.
Hasil penelitian para peneliti di King's College London menunjukkan hewan itu memiliki molekul penting versi 'purba' yang bertanggung jawab terhadap reaksi-reaksi alergi.
"Molekul ini seperti fosil hidup. Mempelajarinya seperti menelusuri kembali revolusi reaksi alergi ke 160 tahun silam," papar Dr Alex Taylor, salah satu anggota tim peneliti.
Para peneliti menyebutkan penemuan yang dipublikasikan di the Journal of Biological Chemistry tersebut telah membuka 'tempat-tempat baru yang menarik' untuk penyembuhan penyakit alergi.
Mereka berharap penemuan itu bakal menuntut ditemukannya obat-obatan alergi yang lebih efektif, yakni dengan mencegahnya di tahap awal. Selama ini, pengobatan alergi dilakukan dengan menangani kasus yang sudah terjadi sehingga menjadi kurang efektif.
(Hde/BBC.com/X-5)

Khasiat rahasia Madu

seng nulis David Hermanto Thursday, January 1, 2009 0 omongan


Kayaknya minum teh pake madu udah bukan barang unik lagi deh, dan sekarang madu kayaknya udah jadi barang lumrah buat pemanis, nggak lagi kudu pake gula, malah kesan eksotisnya muncul deh, sebenernya apa aja sih khasiat madu itu? banyak lho... coba baca deh:

1. Bantu orang hangoverAbis dugem kemaren di KL Face Party People? hehehee.. ternyata madu bisa bantuin kita kalo ;agi hangover (puyeng gara2 kebanyakan minum), makan aja roti bakar dikasih madu, kamu bisa lebih cepet segernya lho, kata Audrey Halpern, MD, spesialis sakit kepala dan ahli syaraf di New York. Madu sangat banyak fruktosanya, yang membantu metabolisme alkohol dalam darah.

2. Bantu sembuhin luka kecilMadu ternyata punya sifat anti bakteri lho! dan terbukti mempercepat penyembuhan luka, jadi.. kalo kena luka gores, atau kebaret, atau luka bakar kecil, olesin aja madu, kata Joseph Kellerstein, doktor bidang pengobatan neuropati di Toronto. Oleskan dua kali sehari supaya lebih cepat sembuh.

3. Bantu nurunin batukBuat batuk yang ngeganggu atau leher gatel, coba minum 2 sendok teh madu. (Tapi jangan dikasih ke bayi yang belum 1 tahun ya!) Madu akan melapisi tenggorokan, dan akan ngencerin dahak, kata Ian M. Paul, MD, dari Pennsylvania State University, Hershey.

4. Bantu kulit makin bercahaya.Kulit anda bisa makin bercahaya dan mulus, bahkan bisa juga ngebantu nge-angkat kulit mati dari badan kita, menurut Mii Amo spa in Sedona, Arizona, campuran dari: 1/4 cangkir madu, 3/4 cangkir gula kasar, dan 1/4 cangkir minyak zaitun, jika di gosokkan ke kulit yang basah, akan membantu membersihkan kulit tersebut.

Apa Salahnya Doyan Daging?

seng nulis David Hermanto Thursday, December 25, 2008 0 omongan


Oleh: Dr. Handrawan Nadesul, dokter umum

Doyan daging dan minuman manis, tapi gemar olahraga apa bisa bikin kolesterol tinggi dan diabetes? Begitu seorang ibu bertanya.
Kasus
"Dokter, suami saya termasuk orang yang gemar berolahraga. Satu minggu 3-4 kali olahraga sepakbola dan bulutangkis. Dia sangat gemar makan daging dan ikan, tapi tidak menyukai sayur dan jarang makan buah. Minumnya banyak, tapi selalu manis (sirop dan susu). Saya takut suami saya lama-lama akan kolesterol dan diabetes. Namun, tiap saya ingatkan, dia selalu berkata, tidak mungkin akan kolesterol karena dia sangat rajin olahraga jadi lemaknya akan terbakar pada saat olahraga. Yang ingin saya tanyakan, apakah benar lemak kolesterol akan stabil bila rajin olahraga?"
(Ny. Lin., Semarang)
Jawaban:
Ketahui Faktor Risiko
Ny. Lin. di Semarang,
Saya memahami kecemasan Anda sebagai istri, dan itu positif melihat zaman sekarang semakin muda saja orang terserang stroke dan jantung koroner.
Sikap waspada dan mempertimbangkan pilihan gaya hidup, bagian dari upaya preventif yang sehatnya dilakukan setiap orang yang hidupnya dalam jebakan serba otomatis seperti sekarang. Menjawab kasus suami Anda yang hobi makan daging, ikan, serta minuman manis, tapi rajin berolahraga, perlu diperiksa bagaimana otobiografi menu hariannya sejak kecil, dan adakah faktor-faktor risiko yang dibawa dalam tubuhnya. Adakah juga faktor warisan darah tinggi, kegemukan, dan diabetes sendiri.
Apabila sejak kecil sel lemak tubuhnya sudah besar-besar dan banyak akibat menu hariannya berlebihan, punya turunan darah tinggi, dan atau diabetes, sejumlah faktor risiko itu sekarang mungkin telah membuat pembuluh darah tubuhnya mulai berkarat lemak (aterosklerosis). Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki tubuhnya, semakin buruk kondisi pembuluh darahnya sekarang. Sebaliknya, bila faktor risiko itu sedikit atau nyaris tak ada, semakin sedikit kerak dan karat lemak pada dinding pembuluh darah yang mungkin sudah melengket pada pembuluh koroner jantung, otak, ginjal, atau matanya.
Di negara maju, sebut saja Amerika Serikat, pembuluh darah rata-rata remajanya sudah mulai berkarat. Diperkirakan ketebalan karat lemak pipa pembuluh itu bertambah sekitar 2 persen setiap tahun jika faktor risiko yang dimilikinya dibiarkan tak terkendali, seperti tetap makan berlebihan dengan menu berlemak tinggi, kurang gerak, dan masih diperberat oleh stressor fisik maupun jiwa. Benar, dengan berolahraga sebagian kalori yang kita peroleh dan makanan akan dibakar. Tergantung seberapa besar porsi olahraga kita, sebesar itu pula kalori, yang dibakar. Termasuk akan membakar pula kelebihan deposit gajih di bawah kulit jika olahraga atau gerak badan sampai melampaui jumlah kalori yang kita konsumsi.
Meski demikian, olahraga, gerak badan, dan aktivitas fisik tidak akan mengurangi karat lemak aterosklerosis yang sudah telanjur terbentuk pada dinding pembuluh darah. Berolahraga atau kegiatan fisik memang bisa menurunkan lemak darah (lipid: kolesterol, trigliserida, asam lemak bebas), sehingga pembentukan karat lemak pada pembuluh darah tidak berlanjut.
Namun, karat lemak yang sudah terbentuk tidak akan luruh dengan aktivitas fisik. Aterosklerosis yang baru akan kembali terbentuk bila sewaktu-waktu kadar lipid darah kembali meninggi, dan demikian seterusnya sepanjang hidup.
Status Gizi
Kembali ke kasus suami Anda, perlu diketahui seperti apa status gizi suami sekarang?
Jika ia berbakat gemuk, dan total kalori harian yang dikonsumsi setelah dipotong aktivitas fisik (terutama dari karbohidrat, termasuk gula) ternyata masih melebihi kebutuhan harian tubuh, maka akan tetap membentuk deposit gajih.
Jika ada bakat kolesterol (turunan), kelebihan kalorinya bukan saja menjadi gajih, tapi akan mengalir dalam darah sebagai hyperlipidemia (bisa kolesterol saja, trigliserida saja, atau keduanya yang meninggi dalam darah).
Namun, tidak setiap orang yang kelebihan mengonsumsi lemak dan manis-manis, tentu lemak darahnya akan melebihi normal. Tergantung “dapur” metabolisme tubuhnya. Jika tidak berbakat hyperlipidemia atau hyperlipoproteinemia, ya kadar lipid darahnya tetap saja tidak tinggi. Sebaliknya bagi yang berbakat hyperlipidemia, kendati konsumsi kalori (lemak, gula) rendah saja, lipid darahnya bisa saja melebihi normal. Amati saja, apakah dengan pola kegiatan dan pola menu harian yang sudah berlangsung rutin itu, kian bertambahkah berat badan suami Anda? Jika ya, berarti kalori yang dikonsumsi dalam menu harian melebihi yang dibakar. Untuk itu agar stabil berat badannya, porsi menunya dikurangi atau aktivitas fisiknya yang ditambah.
Namun, itu saja belum cukup. Periksa kadar lipid dan gula darahnya juga. Bila ternyata tidak meninggi, berarti aman, dengan catatan pola dan porsi aktivitas hariannya harus tetap dipertahankan demikian.
Jika ternyata aktivitas hariannya berkurang, agar stabil, porsi menu hariannya pun perlu dikurangi. Begitu pula jika aktivitas fisik hariannya bertambah, porsi menunya pun perlu ditambah pula. Itu saja pun belum cukup. Selain kecukupan kalori, tubuh juga membutuhkan kecukupan vitamin dan mineral dalam takaran yang memadai. Vitamin dan mineral yang jumlahnya 40-an jenis itu dan tubuh perlukan setiap hari diperoleh dari sayur-mayur dan bebuahan segar.
Namun, kita tahu, kualitas sayur mayur dan bebuahan kita zaman sekarang tidaklah sesehat zaman dulu. Cara panen, cara simpan, dan distribusi, selain kualitas lapisan tanah atas (topsoil) bumi sudah tidak selengkap produksi dulu, menambah rendah kualitas bahan makanan bersumber vitamin-mineral kita.
ltu berarti kendati kita cukup mengonsumsi sayur dan buah setiap hari, belum tentu kecukupan tubuh akan vitamin dan mineral harian terpenuhi. Belum lagi kalau cara menyiangi, cara olah, cara menyajikannya tidak memenuhi syarat gizi sehingga tidak seluruh kandungan nutrisi dalam bahan makanan tersebut berhasil tubuh manfaatkan. Seperti itu agaknya nasib menu rata-rata orang modern.
4-5 Variasi Menu
Kecukupan tubuh orang modern akan seluruh kebutuhan zat gizinya bertambah kritis lagi apabila menu hariannya kurang bervariasi.
Untuk memenuhi kecukupan ragam nutrisi yang 40-an jenis itu meja makan kita memerlukan sedikitnya 4-5 variasi menu setiap kali saji. Harus diakui kalau menu harian orang modern yang hidupnya serba instan dan dikejar waktu, dan untuk memilih praktisnya sehingga cenderung bermenu seketemunya yang itu-itu saja lagi (monodiet). Kalau bukan soto, ya, gado-gado, atau nasi padang.
Dalam menu harian yang bolak-balik seperti itu saja diperkirakan tidak semua zat gizi yang tubuh butuhkan terpenuhi. Itu sebab acap disebut-sebut, orang modern, yang kelihatannya saja gemuk dan tambun, kalau diperiksa ternyata tetap kekurangan gizi. Sebut saja kemungkinan kekurangan Zn, selenium, chromium, bahkan vitamin C, dan kalsium sebagaimana banyak terungkap pada sebagian besar populasi Amerika.
Melihat kebiasaan suami Anda yang ogah makan sayur dan tanpa buah (yang sedikitnya perlu 5 porsi dalam sehari) pula, saya kira jika darahnya diperiksa, dan rambutnya dianalisis (hair analysis), tentu ada zat gizi yang kurang dalam tubuhnya yang belum tentu sudah menimbulkan keluhan atau gangguan yang terasakan atau bermanifestasi. Dunia medis sudah mencatat sekian banyak ancaman gangguan pada organ tubuh jika sampai kekurangan zat nutrisi yang vital tubuh butuhkan, termasuk vitamin dan trace-elements, zat esensial, yang cuma dibutuhkan dalam takaran yang amat kecil (mikrogram), tapi vital bagi tubuh. Daripada bingung harus bagaimana, saya kira, bila suami Anda masih juga susah mengonsumsi sayur-mayur dan bebuahan, tidak salah jika mulai rutin mengonsumsi esktra suplemen multivitamin (boleh pilih merek apa saja asal lengkap). Dengan berolahraga berat (sepakbola dan bulutangkis), berarti fungsi otot tubuhnya sangat terperas. Padahal, selain kalori, fungsi otot juga memerlukan beragam pula kebutuhan aneka vitamin maupun mineral. Keluhan gampang kram, atau kejang kaku, bisa jadi sebab kebutuhan otot akan vitamin dan mineral yang tidak tercukupi.
Yang perlu Anda lakukan kini jika belum mengenal profil lemak darah suami Anda, periksalah sekarang, termasuk gula darahnya. Jika ternyata masih dalam batas normal, tak perlu cemas sekalipun tetap doyan makan daging, ikan, serta minuman manis. Selama berat badannya terkontrol ideal (ideal bodyweight), yakni berat badan (Kg) dibagi tinggi badan (meter) pangkat dua = menghasilkan indeks antara 20-25. Lebih dari 25 berarti mulai kegemukan, dan bila kurang dari 20 berarti kelewat kerempeng.
Bersyukur punya suami yang masih rajin berolahraga. Karena hanya dengan cara itu, orang kota yang kecukupan pangannya sudah terpenuhi, masih bisa bertahan hidup bugar. Sebagai suami ia boleh saja seperti harimau, atau kucing. Untuk lebih lengkapnya ia juga harus doyan makan kacang-kacangan seperti orang Italia. Perkara ia suka yang manis-manis, selama masih sebatas seperti semut, tak perlulah Anda risau. Bukan sebab kebanyakan manis orang jadi kencing manis. Namun, jika kesukaan manis-manis sudah berubah lebih dari perangai semut, itulah yang mesti Anda sebagai istri waspadai. Umpama kata ia mulai terpikat manisnya rumput tetangga.
Maaf cuma bercanda. Salam.

Para ilmuwan telah merekonstruksi rambut jangkrik sebagai sensor yang sangat peka. Tiruan sensor ini telah digunakan dalam pengembangan alat bantu dengar generasi terbaru bagi orang yang menderita lemah pendengaran.

Para ahli fisika di University of Twente, Belanda, telah menciptakan rambut buatan seperti yang biasa ditemukan pada serangga pengerik ini. Rambut jangkrik digunakan untuk mendeteksi suara yang menunjukkan kehadiran predator, misalnya laba-laba atau kutu. Demikian cuplikan laporan yang dipublikasikan minggu ini dalam Journal of The Micromachinics and Microengineering.
"Sensor ini merupakan langkah awal menuju pengembangan berbagai aplikasi dan eksplorasi ilmiah yang lebih jauh lagi," kata Marcel Dijkstra seorang anggota tim Twente. "Kami dapat menggunakannya untuk menggambarkan aliran udara pada sebuah permukaan, misalnya pada rangka luar pesawat."
Rambut jangkrik sangat baik dalam mendeteksi aliran udara dengan energi sangat kecil. Sebagai alat pertahanan, jangkrik tanah seperti jangkrik kayu (Nemobius sylvestris) dapat melihat perubahan aliran udara, misalnya yang disebabkan angin menerpa sayap serangga lainnya.
Setiap rambut tumbuh pada cerci, bagian-bagian lekukan tubuh jangkrik, dan dapat saling berhubungan satu sama lain. Aliran udara menyebabkan rambut berputar di dalam lekukan sehingga merangsang neuron. Dengan cara seperti ini, jangkrik dapat mendeteksi suara lembut dari segala arah dan mengumpulkan seluruh informasi untuk melakukan tindakan, demikian hasil penelitian.
Para ilmuwan telah membuat beberapa ratus rambut mekanik yang lebih panjang daripada rambut jangkrik. Kira-kira berukuran 1 milimeter. Sensor disusun pada permukaan tipis dari bahan isolator dan konduktor untuk membentuk struktur elektroda pada membran. Rambut dari polimer itu kemudian diletakkan pada membran.
Tujuan eksperimen ini adalah menghasilkan sistem sensor yang akan dibandingkan dengan sensor yang dipakai sekarang. Sensor yang digunakan pada alat bantu dengar yang dipakai saat ini, menggunakan teknologi Micro Electro Mechaneical Systems (MEMS) yang menggabungkan elemen mekanik, sensor, aktuator, dan elektronika pada sebuah chip.
Menurut Dijkstra, karena sensor kecil dan hemat energi, dapat juga dipakai untuk keperluan yang lebih besar dengan membangun jaringan sensor.
Penelitian ini adalah bagian dari proyek Uni Eropa CICADA (Cricket Inspired perCeption and Autonomous Decision Automata), proyek yang mempelajari dan mengkonsep teknologi untuk meniru cara kerja biologis.

Selamat Datang Di Blog Saya. Mohon mengisi buku tamu kami sabagai referensi buat kami,sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih

Label Cloud

Buku Tamu

Tukar Link

BannerFans.com

Iklan